MAB Grup : Keputusan Bisnis yang Tepat Dimulai dari Perspektif yang Tepat
MAB Group : Keputusan Bisnis yang Tepat Dimulai dari Perspektif yang Tepat | Dalam menjalankan bisnis, keputusan harus diambil hampir setiap hari. Mulai dari menentukan arah ekspansi, menambah investasi, merekrut tim, mengubah proses kerja, memilih sistem, sampai menentukan strategi keuangan. Tidak semua keputusan memiliki dampak yang langsung terlihat. Ada keputusan yang terlihat tepat dari sisi revenue, tetapi ternyata memberikan tekanan pada cash flow. Ada pula keputusan yang terlihat menguntungkan, tetapi menambah risiko pada sistem, pajak, kontrol, atau operasional.
Di MAB Group, kami melihat bahwa kualitas keputusan bisnis tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat keputusan tersebut dibuat, tetapi juga dari seberapa lengkap perspektif yang digunakan sebelum keputusan diambil. Karena itu, kami hadir untuk membantu business owner dan management melihat persoalan bisnis secara lebih menyeluruh, menghubungkan berbagai aspek yang saling memengaruhi, dan mempertimbangkan langkah yang dapat dijalankan. Jika Anda sedang menghadapi keputusan penting dalam bisnis, MAB Group dapat menjadi partner untuk berdiskusi. Hubungi kami di 087794192444.
Keputusan yang Terlihat Tepat Belum Tentu Lengkap
Sebuah keputusan bisa terlihat sangat masuk akal jika hanya dilihat dari satu sisi. Misalnya, perusahaan ingin melakukan ekspansi karena permintaan pasar meningkat. Dari sisi bisnis, peluang tersebut terlihat menarik. Revenue berpotensi bertambah dan perusahaan memiliki kesempatan memperluas pasar. Namun, sebelum keputusan tersebut dijalankan, masih ada pertanyaan lain yang perlu diperhatikan.
Apakah kondisi cash flow cukup kuat untuk mendukung ekspansi? Bagaimana kebutuhan modal kerja? Apakah sistem yang digunakan mampu menangani peningkatan transaksi? Bagaimana pembagian tanggung jawab ketika organisasi semakin besar? Apakah proses approval dan kontrol masih memadai? Bagaimana aspek pajak dan governance perlu dipersiapkan?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut bukan berarti menghambat keputusan. Justru, pertanyaan tersebut membantu management memahami konsekuensi keputusan secara lebih utuh.
Satu Keputusan Bisa Berdampak ke Banyak Bagian
Dalam bisnis, accounting, finance, tax, system, control, governance, dan strategy tidak benar-benar berjalan sendiri-sendiri. Perubahan pada satu bagian dapat memengaruhi bagian lainnya.
Ketika transaksi meningkat, misalnya, kebutuhan perusahaan bukan hanya membuat lebih banyak laporan. Management mungkin perlu memperkuat sistem pencatatan, memperjelas proses approval, memantau kebutuhan cash flow dengan lebih ketat, dan memperoleh informasi yang lebih cepat untuk mendukung pengambilan keputusan.
Begitu juga ketika perusahaan mulai melakukan ekspansi. Keputusan tersebut bukan hanya persoalan membuka pasar baru. Sebelum mengambil keputusan, management perlu memastikan kesiapan keuangan, sistem, proses, sumber daya, pengendalian, risiko, dan pembagian tanggung jawab. Inilah mengapa perspektif yang terlalu terbatas dapat membuat management hanya melihat sebagian dari persoalan.
Bukan berarti management harus membuat semua keputusan menjadi lebih rumit.
Melihat bisnis dari berbagai perspektif bukan berarti setiap keputusan harus melalui proses yang panjang dan kompleks.Justru sebaliknya, perspektif yang tepat membantu management menentukan prioritas dan membedakan hal yang penting dari hal yang kurang penting.
Seorang business owner tidak selalu membutuhkan lebih banyak rekomendasi. Management membutuhkan informasi dan perspektif yang relevan untuk menjawab beberapa pertanyaan penting:
- Apa masalah utama yang sedang dihadapi bisnis ?
- Apa dampaknya terhadap bagian bisnis lainnya?
- Risiko apa yang perlu manajemen pertimbangkan?
- Pilihan apa yang tersedia?
- Apa konsekuensi dari setiap pilihan?
- Dan yang tidak kalah penting, bagaimana management dapat menjalankan keputusan tersebut?
Dengan pertanyaan yang tepat, proses pengambilan keputusan dapat menjadi lebih terarah.
Ketika Angka Tidak Cukup untuk Menjelaskan Kondisi Bisnis
Data keuangan merupakan bagian penting dalam pengambilan keputusan. Namun, angka tidak selalu dapat menjelaskan seluruh kondisi bisnis. Revenue dapat meningkat, tetapi cash flow justru semakin ketat. Laba dapat terlihat baik, tetapi piutang semakin lama tertagih. Jumlah transaksi meningkat, tetapi proses internal mulai kewalahan.
Dalam kondisi seperti ini, management membutuhkan lebih dari sekadar laporan.Management perlu membaca angka bersama konteks bisnisnya. Apa yang menyebabkan perubahan tersebut?
- Apakah masalahnya berasal dari proses?
- Apakah sistem belum mampu mengikuti pertumbuhan?
- Apakah terdapat persoalan pada pengendalian?
- Apakah keputusan sebelumnya menciptakan konsekuensi yang baru terlihat sekarang?
Dengan cara pandang seperti ini, Management memahami kondisi bisnis dan menentukan langkah strategis berikutnya.
MAB Group : Menghubungkan Berbagai Perspektif, Bukan Sekedar Memberikan Jawaban
MAB Group membangun pendekatan dengan melihat kebutuhan bisnis dari berbagai perspektif profesional. Melalui MAB Consulting, perusahaan dapat memperoleh expertise terkait accounting system, management accounting, process improvement, internal control, implementation, optimization, reporting, dan decision support. Sementara MAB Advisory membawa perspektif pada finance, tax, governance, risk, dan strategic business advisory.
Keduanya memiliki ruang keahlian yang berbeda, tetapi dalam praktik bisnis, kebutuhan tersebut dapat saling berhubungan. Ketika sebuah perusahaan mengalami persoalan keuangan, misalnya, management tidak selalu cukup hanya melihat laporan keuangan. Bisa jadi masalahnya justru berasal dari proses, sistem informasi, pengendalian, struktur tanggung jawab, atau keputusan bisnis.
Di sinilah perspektif yang terhubung menjadi penting. One business problem can require multiple professional perspectives.
MAB Consulting & MAB Advisory saat ini memiliki beberapa kantor yang siap melayani Anda di Surabaya dan Jakarta. Berikut alamat kantor kami:
Mitra Advisory Bersama – 0877 9419 2444
- Office 1: Jl. Taman Cokroaminoto no 4 RT / RW 001 / 008, Kelurahan Dr. Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya 60264.
- Office 2: Regus – Pakuwon Center, Jl. Embong Malang no 1 – 5, lantai 23, Tegalsari, Kota Surabaya.
- Office 3: Perumahan Citraland Quenstown Blok Q1 No. 56, Sambikerep, Surabaya 60216.
- Office 4 : Gedung Japfa Indoland Tower 1, lt. 4 R. 410 Jl. Basuki Rachmat No. 129 – 137 Surabaya
**NEW ! Representative Office : Sudirman 7.8 Tower Level 16 Unit 1&2, Jl. Jend. Sudirman Kav. 7-8, Tanah Abang , Jakarta Pusat – DKI Jakarta (021-50919471)
Business owner membutuhkan partner yang memahami konteks bisnis, dapat membantu melihat risiko lebih awal, dan mampu menjelaskan pilihan yang tersedia secara objektif. Lebih jauh lagi, advisor perlu menyesuaikan rekomendasi dengan kondisi nyata ketika perusahaan menjalankan keputusan tersebut.
Sebuah rekomendasi yang bagus di atas kertas belum tentu efektif jika tidak sesuai dengan kemampuan sistem, kesiapan tim, proses kerja, atau kondisi bisnis perusahaan. Karena itu, MAB Group menempatkan integrated perspective dan executable advice sebagai bagian penting dalam memberikan value kepada klien.
Tujuannya bukan mengambil alih keputusan management. Keputusan tetap berada di tangan owner dan management. Kami membantu management melihat persoalan dari perspektif yang lebih lengkap agar mereka dapat menentukan pilihan dengan dasar yang lebih kuat.
Baca Juga : MAB Group Memperluas Akses Kantor Cabang Baru di Jakarta