artikel Bisnis

Peran Teknologi Akuntansi Digital Terhadap Ketepatan Pengambilan Keputusan Bisnis

Peran Teknologi Akuntansi Digital Terhadap Efisiensi Pengambilan Keputusan Bisnis

Teknologi Akuntansi Digital

Teknologi Akuntansi Digital

Pengambilan keputusan bisnis yang tepat menjadi kunci utama bagi pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan. Namun, data keuangan yang tersebar dan minim analisis mendalam kerap kali menjadi penghalang bagi manajemen untuk membuat keputusan strategis secara presisi. Teknologi akuntansi digital hadir sebagai solusi cerdas untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Teknologi akuntansi digital seperti Enterprise Resource Planning (ERP), accounting software, hingga Business Intelligence (BI) tools menyatukan seluruh data keuangan perusahaan dari berbagai sumber ke dalam satu sistem yang terintegrasi. Data mentah yang tadinya terpencar pun kini dapat dengan mudah dikonsolidasikan secara otomatis menjadi informasi keuangan yang siap diakses dan dianalisis lebih lanjut.

Dengan dashboard analitik yang user-friendly, para pengambil keputusan kini dapat dengan cepat memonitor kinerja perusahaan baik secara mingguan, bulanan, kuartalan, tahunan, dan periode apapun yang diinginkan. Beragam visualisasi data keuangan pun bisa ditampilkan dalam bentuk grafik, chart, tabel pivot yang memudahkan manajemen untuk melihat tren, peluang, hingga risiko bisnis lebih dini.

Teknologi akuntansi digital bahkan mampu menyajikan prediksi bisnis di masa depan dengan berbagai simulasi, sehingga perusahaan bisa menyiapkan strategi yang lebih matang untuk antisipasi setiap skenario. Tentu saja kualitas prediksi bisnis sangat dipengaruhi oleh kualitas data historis perusahaan yang tersimpan oleh sistem.

Dengan dasbor analitik keuangan yang intuitif, para pemimpin bisnis dapat lebih mudah berkolaborasi dan berdiskusi satu sama lain sebelum akhirnya mengambil keputusan strategis yang akan diimplementasikan di tingkat operasional oleh seluruh divisi dan departemen terkait.

Beberapa kendala yang mungkin dihadapi dalam penerapan teknologi akuntansi digital:

  1. Biaya investasi awal yang tidak murah

Untuk memulai penerapan teknologi akuntansi digital seperti ERP atau accounting software membutuhkan biaya investasi awal yang cukup besar terkait pembelian/lisensi software, pembelian hardware, konfigurasi sistem, custom coding, hingga biaya implementasi dan pelatihan.

  1. Kurva pembelajaran pengguna yang lambat

Pengguna sistem akuntansi manual perlu waktu untuk beradaptasi dengan sistem akuntansi digital yang serba otomasi dan terintegrasi. Apalagi jika umur tenaga akuntansi relatif tua. Diperlukan pelatihan intensif untuk mempercepat kurva pembelajaran.

  1. Resistensi pengguna terhadap perubahan

Beberapa pengguna mungkin menolak meninggalkan kebiasaan lama dalam melakukan pencatatan akuntansi secara manual dan enggan beradaptasi dengan teknologi baru yang dirasa merumitkan. Perlu strategi yang tepat untuk mengatasi resistensi ini.

  1. Kurangnya sumber daya TI internal

Perusahaan menengah ke bawah biasanya tidak memiliki tim TI internal yang cukup andal untuk mengimplementasikan dan mengelola sistem ERP dengan baik. Sehingga perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk outsourcing jasa implementasi TI.

  1. Integrasi dengan legacy system yang rumit

Jika perusahaan sudah memiliki sistem lama, proses migrasi dan integrasi data dari sistem lama ke sistem ERP baru terkadang menyimpan banyak kendala. Dibutuhkan perencanaan matang agar transisi lancar.

Namun seiring perkembangan model subscription seperti SaaS (Software as a Service) serta komputasi awan, biaya implementasi semakin terjangkau bahkan untuk UKM sekalipun. Proses migrasi data legacy juga rentan mengalami kendala teknis, namun hal ini dapat diminimalisir dengan bantuan konsultan TI profesional.

Di sisi lain, keunggulan yang diperoleh dari efisiensi operasional dan efektivitas pengambilan keputusan bisnis sangat besar dan berkelanjutan. Perusahaan pun lebih siap menghadapi era industri digital 4.0 dan persaingan bisnis masa kini yang sangat dinamis.

Beberapa keunggulan dari penerapan teknologi akuntansi digital:

  1. Otomasi proses akuntansi dan transaksi keuangan sehingga lebih cepat dan efisien

Teknologi seperti ERP dan accounting software mampu mengotomasi berbagai proses mulai dari pencatatan transaksi, pengelolaan akun, matching, journal entry, hingga pembuatan laporan keuangan. Proses yang tadinya makan waktu lama jika dilakukan manual, kini menjadi jauh lebih singkat dan efisien.

  1. Data dan informasi keuangan yang lebih akurat dan real-time

Sistem terintegrasi dan terotomasi meminimalisir human error sehingga tingkat akurasi data lebih terjamin. Laporan dapat dihasilkan real-time sesuai kebutuhan manajemen setiap saat.

  1. Visibilitas arus kas yang lebih baik

Integrasi sistem akuntansi, persediaan, penjualan, distribusi, dan subsistem lain memungkinkan perusahaan untuk melacak setiap arus kas masuk dan keluar secara lebih rinci.

  1. Pengambilan keputusan bisnis lebih cepat dan tepat

Analisis bisnis menjadi lebih kaya dan mendalam dengan teknologi Business Intelligence yang memanfaatkan data dari sistem ERP untuk berbagai prediksi dan simulasi.

  1. Skalabilitas sistem yang fleksibel

Implementasi modular memudahkan perluasan sistem sesuai dengan pertumbuhan skala operasi bisnis tanpa harus mengganti sistem secara total. Fleksibilitas dan adaptasi sistem meningkat.

Dengan teknologi akuntansi digital yang andal, ambil keputusan bisnis yang tepat bukan lagi sebuah dambaan sulit namun sudah menjadi kenyataan yang bisa segera diraih.

Teknologi akuntansi digital kini wajib dimiliki setiap perusahaan yang ingin tetap kompetitif dan unggul di era digital. Dengan beragam fitur canggihnya, proses bisnis jadi lebih efisien dan keputusan jadi lebih cepat dan tepat sasaran. Namun, implementasi teknologi akuntansi digital tidaklah mudah dan membutuhkan keahlian khusus.

Untuk itu, MAB Consulting hadir menawarkan jasa konsultansi yang akan membantu perusahaan Anda dalam memilih, mengimplementasikan, hingga mengintegrasikan sistem ERP, accounting software, dan Business Intelligence yang paling ideal bagi bisnis Anda.

Dengan dukungan tim  handal dan berpengalaman seperti  MAB Consulting memastikan implementasi akuntansi digital berjalan lancar untuk memberikan hasil yang maksimal bagi peningkatan kinerja dan daya saing bisnis Anda.

Segera hubungi konsultan profesional dari MAB Consulting untuk informasi lebih lanjut. Wujudkan ambisi besar perusahaan melalui teknologi akuntansi digital canggih bersama MAB Consulting!

Ingin Berkonsultasi Dengan Kami Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Perusahaan Anda

Klik Tombol Gambar Di bawah Ini

 

Baca Juga :

2 thoughts on “Peran Teknologi Akuntansi Digital Terhadap Ketepatan Pengambilan Keputusan Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *